Srikandi Dari Tanah Pasundan Susi, Dapat Gelar Wadonna Pinunjul

MEDIA JABAR.NET – Jakarta. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima gelar “Wadonna Pinunjul” (pemberani) dari Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat, Rabu, (19/7/2017), di Gedung Mina Bahari jalan Batu, Gambir Jakarta Pusat.

Tetua Kampung Adat Cikondang Kabupaten Bandung Abah Ilin mengatakan, para Olot memberikan gelar “Wadonna Pinunjul” agar Susi Pudjiastuti diberi kelancaran dalam mempertahankan dan mengembangkan alam serta lingkungan di Jawa Barat dan Nusantara, “Kami sadar tantangan dan hambatan bagi Susi Pudjiastuti pasti banyak,” ujar Abah Ilin yang merupakan representasi dari 20 kampung adat di Jawa Barat.

“Bisa dikatakan Susi Pudjiastuti sekarang sah menyandang gelar “Wadonna Pinunjul”, dan yang terpenting kehadiran para olot hari ini memperkuat keteguhan Susi Pudjiastuti dalam menata pelestarian kondisi maritim di Indonesia,” tegas Abah IlinAcara penyerahan gelar “Wadonna Pinunjul” diramaikan seni buhun tradisional Tarawangsa dari Kampung Adat Rancakalong Kabupaten Sumedang, serta sesi dialog khusus dengan para olot

Terkait pemintaan para Olot yang diwakili Jajang Sanaga dari Kampung Adat Sanaga Kabupaten Tasikmalaya dan Abah Ugis Suganda dari Kampung Adat Ciptagelar Kabupaten Sukabumi yang meminta Susi Pudjiastuti kembali ke Jawa Barat untuk meramaikan Pemilihan Gubernur Jawa Barat, Susi Pudjiastuti mengatakan dirinya akan memikirkan secara serius namun Susi percaya di Jawa Barat masih banyak calon yang pantas.

Mengenai kerusakan lingkungan di Jawa Barat dalam 10 tahun terakhir, Susi mengatakan agar masyarakat Jabar datang  ke pemimpin daerah setempat atau kalau perlu ke Gubernur Jabar di Gedung Sate, “Katakan saja kata Susi harus diperbaiki segera,” tegas Susi, “Bila demi perbaikan lingkungan di mana pun silahkan pakai nama saya,” ujar Susi.

BOMA hadir dipimpin oleh Duta Sawala (Sekjen) Eka Santosa beserta 40 orang Olot (pemuka adat) dari 20 kasepuhan wilayah masyarakat adat di Jawa Barat.

Pada prosesi adat penganugerahan gelar Wadonna Pinunjul tersebut dimulai dengan acara ritual doa raja bubuka dan rajah pamunah rasa oleh BOMA. Setelah itu ditampilkan kesenian buhun diiringi tarian tradisional tarawangsa dari Kampung Adat Rancakalong, tarian tradisi yang dianggap sakral dengan pelibatan para pemainDijelaskan oleh Eka Santosa pada sambutannnya, “Sebagai dewan kasepuhan masyarakat adat, kami mengemban kearifan lokal. Perlu diketahui, BOMA adalah salah satu masyarakat tradisi yang masih bertahan. Masyarakat adat diyakini adalah akar dari budaya bangsa Indonesia. Dan terkait dengan penganugerahan gelar Wadonna Pinunjul ini, kami menilai ada anak bangsa yang mempunyai kekhususan dan potensi. Mata para Olot sudah tertuju kepada Ibu Susi sejak tahun 2012 pada gelaran acara tahunan di Pangandaran sebagai figur yang unggul dan berani,” jelas Eka Santosa. (Red)*

 

2 thoughts on “Srikandi Dari Tanah Pasundan Susi, Dapat Gelar Wadonna Pinunjul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *